Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Oktober 2018

UBI JALAR: Cara Mudah, Awet Muda

UBI JALAR: Cara Mudah, Awet Muda


Terlihat Muda
Dokter terlihat lebih muda dibandingkan saat terakhir kali kita bertemu,” ujar pasien Dr dr I Made Jawi MKes, dokter di Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Ucapan sang pasien yang datang ke tempat praktik Jawi pada medio 2013 itu membuat Jawi tersipu malu sekaligus bangga. Sejak 2010, Jawi rutin mengonsumsi segelas jus ubijalar ungu setiap hari, Ia memperoleh jus itu dan Prof Dr Ir Dewa Ngurah Suprapta MSc, rekan Jawi di Universitas Udayana, Bali, yang memproduksi jus.

Semula tujuan Jawi mengonsumsi sari umbi Ipomoea batatas itu sekadar untuk menjaga kesehatan tubuh. “Tidak menyangka efeknya bisa membuat awet muda,” kata pengajan di Fakultas Kedoktenan Universitas Udayana, Denpasar, Provinsi Bali, itu. Sebelum konsumsi jus, kulit Jawi benkeriput termakan usia. ‘Setelah 3 bulan konsumsi, keriput ¡tu berangsur-angsur hilang,” ujar pria 55 tahun kelahiran Ubud, Bali ¡tu.

Antioksidan
Saat Trubus menjumpai Jawi pada Februari 2014, ia memang terlihat Iebih muda daripada usia sebenarnya. “Untuk mengetahui khasiatnya, Anda harus mencoba sendiri,” ujar Jawi yang seringkali disangka berumur 40 tahun ¡tu. Padahal, saat ini ¡a berumur 55 tahun ¡tu. Keriput yang dialami Jawi merupakan bagian dari proses penuaan di tubuh. Namun, sering kali penuaan berlangsung lebih cepat akibat polusi udara, aktivitas fisik berat, dan paparan sinar matahari. Ketiganya menyebabkan stres oksidatif yang menjadi biang kerok penuaan dini. Menurut Prof Dr dr J  Alex Pangkahila MSc SpAnd FSS AIFO, ketiga faktor ¡tu menguras oksigen di tubuh. Kadar oksigen di tubuh hanya 2—5% dan itu untik metabolisme,” ujar Alex. Susutnya oksigen mengakibatkan peningkatan radikal bebas di tubuh dan merusak sel-sel tubuh, termasuk sel kulit.

Riset dan Penelitian
Zat yang dapat memecah rantai radikal bebas di tubuh adalah antioksidan. Salah satu jenis antioksidan adalah antosianin yang banyak terdapat dalam ubijalar ungu. Itu yang menjadi dasar riset I Made Jawi dan Dewa Suprapta pada 2008. Mereka meneliti khasiat ubi jalar ungu untuk mencegah stres oksidatif. Mencit uji maupun kontrol mendapat latihan fisik berat sehingga mengalami stres oksidatif, kelelahan, dan kerusakan jaringan.

Aktivitas berat menyebabkan kelompok mencit mengalami kenaikan kadar malondialdehid (MDA) indikator radikal bebas—di darah, hati, jantung, dan usus. Kenaikan MDA kelompok mencit yang mendapat asupan ekstrak ubijalar ungu lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol. “Penelitian sebelumnya memaparkan ekstrak jus ubijalar ungu mampu menurunkan MDA lebih balk daripada vitamin E,” kata Suprapta.

Pada riseti Jawi dan Suprapta memakai ubi jalar ungu berkadar antosianin 210 mg/100 gram. Semakin tinggi antosianin, semakin baik kemampuan menurunkan MDA,” ujar Suprapta. Riset lain oleh Meilisa Fitriani dan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia pada 2012 memperlihatkan kemampuan ekstrak ubi jalar ungu sebagai sumber antioksidan. Meilisa membuat formulasi gel anti penuaan dini untuk dioleskan di kulit Efek pengolesan itu kulit hewan uji menjadi lebih mulus. Penelitian itu juga membuktikan antioksidan dalam gel ubijalar ungu stabil dalam suhu rendah antara 4±6°C.

Mulus
Antioksidan dalam ubi jalar ungu memang terbukti menghambat proses penuaan sehingga kulit menjadi segar “Saya berusaha menciptakan produk inovatif berbaban ubi jalar ungu,’ ujar Prof Dr Ir Dewa Ngurah Supra pta MSc.

Penuaan Din dan cerah, itu pula yang dialami Intan Mayadewi di Denpasar, Bali. Pengajar kursus musik itu kini merasakan wajahnya lebih bersih dan bersinar meski tanpa riasan wajah. Wajah saya sebelumnya sering berjerawat dan berkomedo,” ujar perempuan 24 tahun itu yang kerap merasa minder ketika jerawatnya muncul.


Menurut Dr dr Anak Agung Gede Putra Wiraguna SpKK di Denpasar, proses penuaan mulai terjadi usia 20 tahun. “Polusi udara menjadi faktor penting saat ini yang memicu penuaan,” ujar Wiraguna. La menyarankan konsumsi ubi jalar ungu sedini mungkin sebelum muncul masalah di kulit. “Ubijalar ungu hanya mencegah penambahan keriput,” ujar ayah 2 anak itu. Dokter spesialis kulit dan kelamin itu menyarankan 80% pasiennya yang didominasi kaum hawa untuk rutin mengonsumsi ubi jalar ungu.

“Seluruh pasien memberikan tanggapan positif setelah 1 bulan konsumsi,” kata Wiraguna. Bahkan pasien di atas umur 40 tahun merasakan" kata Wiraguna. Bahkan pasien diatas 40 tahun hasil Iebih memuaskan, kulit terasa kencang. Konsepnya cantik di usianya. bukan kembali muda,” ujar doktor pertama antiaging di Indonesia itu. Menurut Wiraguna, umur makhluk hidup terdiri atas umur usia kronologis dan umur fisiologis. Usia kronologis merupakan perhitungan umur berdasarkan tahun kelahiran. Sementara umur fisiologis berdasarkan fungsi organ tubuh.

Salah satu cara mengontrol penuaan umur fisiologis yaitu dengan sulih hormon. Namun, biayanya mahal sehingga jarang dilakukan. Konsumsi jus ubi jalar ungu bisa menjadi solusi mudah dan murat penghambat penuaan umur fisiologis itu (Rizky Fadhilah)

Daun Sirsak: OBAT AMPUH PEMBENAH SYARAF RUSAK

Daun Sirsak: OBAT AMPUH PEMBENAH SYARAF RUSAK


 Saraf
Daun sirsak mengembalikan kehidupan korban kecelakaan lalu lintas, angelina duduk terdiam dengan pandangan kosong Di hadapannya, andreas, putra kesayangannya, terbaring lemah tak bergerak. Hanya bunyi ritmis perangkat elektrokardiografi (EGG) dan desis alat bantu pernapasan yang menandakan kehidupan remaja 18 tahun itu. Hari sebelumnya, Andreas mengalami kecelakaan sepulang sekolah.
 
Benturan keras menyebabkan trauma berat pada kepala. Untuk membantu pemulihan otak, dokter membuat Andreas memasuki kondisi koma. Tiga hari kemudian, pelajar yang saat itu duduk di kelas 2 SMA itu tersadar. Sayang, kecelakaan yang ia alami menyebabkan dampak serius. Fungsi gerak dan bicaranya terganggu. Efeknya ia sulit beranjak atau berkomunikasi. Itu membuat Andreas kerap jengkel dan frustrasi. Kondisi putranya itu membuat perasaan Angelina bagaikan teriris-iris. Apalagi biaya perawatan dan pengobatan lanjutan pun tidak sedikit. Kalau untuk membeli mobil angkutan, uang itu bisa membuat saya menjadi juragan angkot,” ungkap Angelina.

Titik Awal
Akibat benturan Meski merogoh kocek dan menguras hampir seluruh simpanannya, kemajuan kesembuhan Andreas sangat lambat. Sebulan berlalu tetapi pengucapan Andreas masih terpatah-patah dan sulit dipahami. Sudah begitu, efek samping obat medis segera tampak: fungsi hati dan ginjal Andreas terganggu. Melalui telepon, seorang saudara mengisahkan kesembuhan melalui pengobatan herbal dan menyarankan Angelina mencobanya untuk Andreas.

Demi kesembuhan buah hatin Angelina menuruti saran sang rekan. Sejatinya ia tidak yakin obat herbal mampu memulihkan Andreas. Obat-obat mahal dan paten saja lambat, apalagi tumbuh tumbuhan,” tuturnya. Menurut Dr dr Hardhi Pranata SpS MARS, dokter spesialis saraf di Jakarta, lama terapi trauma otak tergantung berat ringannya trauma. Maklum, organ itu sangat rapuh dan halus sehingga peka terhadap benturan. “Itu sebabnya otak terlindung oleh tulang tengkorak,” tutur anggota tim dokter kepresidenan tu.

Dibalik tulang keras tengkorak itu juga terdapat cairan intrakranial yang berfungsi menyerap benturan. Benturan keras, terutama di sekitar tengkuk, dahi, dan kening, dapat menyebabkan fungsi beberapa saraf terganggu. Meski ragu, Angelina percaya kesembuhan bisa datang dan jalan yang tak terduga. La lantas mengunjungi Valentina Indrajati, herbalis dan pakar pengobatan holistik di Kota Bogor, Jawa Barat. Valentina memberikan racikan herbal dengan bahan utama daun sirsak untuk diminum 2 kali sehari.

Menurut Valentina, daun sirsak mengandung zat yang mempercepat penyembuhan luka dalam. Daun kerabat srikaya itu juga mengandung antioksidan Konsumsï sayur-sayuran mempercepat penyembuhan luka yang memperbaiki fungsi organ filtrasi seperti hati, empedu, dan ginjal. Antioksidan itu juga membantu fungsi sistem kekebalan tubuh untuk melawan mikrob penyebab penyakit yang masuk melalui luka terbuka.

Setiap hari Angelina dengan telaten merebus, menyaring, lalu setelah dingin meminumkan air rebusan herbal kepada Andreas. Hari demi hari ketelatenan Angelina klan menampakkan hasil. Andreas mulai lancar berbicara. Keraguan yang melanda Angelina pupus berganti keyakinan. Saat racikan itu habis 2 pekan berselang, Angelina kembali mengunjungi Valentina. Total jenderal, terapi dengan racikan berbahan daun sirsak itu menghabiskan waktu lebih dan 2 bulan.

Angelina juga mengubah pola makan Andreas. la menghentikan konsumsi daging dan memberikan lebih banyak sayur sayuran. Nasi dan karbohidrat juga dibatasi karena memperlambat penyembuhan luka, kata Angelina. Pada pekan keempat terapi, Andreas kembali bersekolah. Kini kelincahan remaja kelahiran Bogor itu pulih sepenuhnya.

Mempengaruhi hormon
Khasiat daun sirsak untuk pemulihan otak dibuktikan oleh riset Padma dan rekan rekan di Universitas Hindu Banaras, India. Mereka membuat tikus uji mengalami stres dan menderita gangguan fungsi saraf. Dalam penelitian itu, terungkap bahwa tikus penderita gangguan saraf mempunyai kadar hormon monoamina oksidase (MAO) lebih sedikit ketimbang tikus normal.

Kekurangan MAO menyebabkan kadar tripamina hidroksi (HT) dan indol asam asetat hidroksi (HIM)—keduanya hormon pemicu stres—melonjak. Sejatinya otak mampu memproduksi hormon pereda stres, yaitu norepinefrin dan dopamin. Namun, kadar keduanya rendah pada tikus yang menderita gangguan fungsi saraf. Pemberian ekstrak daun sirsak meningkatkan kadar MAO sehingga menekan hormon HT dan HIM. Ekstrak itu sekaligus meningkatkan kadar norepinefrin dan dopamin sehingga mempercepat pemulihan gangguan saraf.

Kecelakaan lalulintas menyebabkan 3 orang meninggal setiap jam.

Sebagai korban kecelakaan Ialulintas, Andreas terbilang “beruntung” karena bisa pulih kembali. Data Direktorat Lalu untas Kepolisian Republik Indonesia yang dikutip Badan Pusat Statistik menyatakan, pada 2012 terjadi 117.949 kecelakaan di jalan raya. Korban meninggal mencapai 29.544 jiwa, luka berat (39.704), dan luka ringan (128.312). Itu berarti setiap jam 3 orang meninggal akibat kecelakaan. Kerugian  materi akibat kecelakaan hampir Rp 300 juta. Perilaku taat aturan dan kehati-hatian kunci utama mengurangi korban jiwa akibat kecelakaan. (Argohartono Arie Raharjo)

Jumat, 26 Oktober 2018

Khasiat KEFIR: Sehat Didalam, Cantik Diluar

Khasiat KEFIR: Sehat Didalam, Cantik Diluar


Susu Kambing
Sejak lama susu kambing menyandang reputasi sebagai penyembuh beragam penyakit seperti asma, mag, diabetes mellitus, dan kanker. Kandungan protein susu hewan anggota famili Bovidae itu mencapai 4,3%. Bandingkan dengan protein susu sapi yang hanya 3,3%. Sayang, aroma prengus yang menyertai susu membuat banyak orang enggan meminumnya. Namun, dengan pengolahan tepat, aroma itu hilang. Di pasaran terdapat beragam olahan susu kambing seperti susu bubuk, kefir, dan kapsul.
 
Produsen di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, Moedijono Ganeta, mengolah susu kambing menjadi kefir. Itu olahan sejenis yoghurt, tetapi menggunakan mikrob berbeda untuk proses fermentasi. Hasilnya minuman berwarna putih susu itu bercitarasa masam dan segar. Moedijono berinisiatif membuat kefir susu kambing lantaran merasakan sendiri khasiatnya. “Setelah konsumsi kefir selama sebulan, badan terasa semakin bugar”ujarnya.

Panen 2 kali
Kefir susu kambing bebas prengus sekaligus nutrisi lebih cepat diserap ketimbang susu kambing segar. Menurut Sri Usmiati SPt MSi, peneliti  mikrobiologi susu di Balai Besar Pascapanen Pertanian, itu karena proses enzimatis selama fermentasi menyederhanakan nutrisi dalam susu kambing. Karena penyerapan nutrísinya lebih cepat, Kefir baik untuk terapi gangguan pencernaan,” tutur alumnus program Magister ilmu Peternakan Institut Pertanian Bogor itu.

Menurut Sri Usmiati, mikrob starter kefir lebih banyak dibanding susu fermentasi lain seperti yoghurt Kefir terbentuk dan sekumpulan bakteri asam laktat dan yeast (khamir). Jenis bakteri asam laktat yang sering dipergunakan adalah Streptococcus sp dan Lactobacillus sp. Sementara mikrob yeast Iazimnya menggunakan jenis Saccharomyces sp.

Moedijono mengenal kefir pada 2004 ketika bertandang ke Malaysia. Di negeri jiran itu ketir juga sohor sebagai minuman  probiotik yang baik untuk pencernaan. Setelah tiba di tanah air, ia terbersit membuat produk serupa. Namun, lantaran sulit mendapatkan bibit kefir, kiat itu baru terwujud pada 2008. Moedijono mendatangkan bahan baku berupa susu kambing segar dan peternak di Lumajang dan Molang, keduanya di Jawa Timur.

Pembuatan kefir mudah
Moedijono menambahkan 100 gram bibit kefir ke dalam 1—2 liter susu. Pria berusia 59 tahun itu lalu memasukkan susu ke wadah, rnenutup rapat, dan menyimpan di tempat sejuk. Panen kefir dilakukan setelah 24 jam dan 48 jam. Moedijono membagi panen kefir menjadi 2 kali. Sebab, lama fermentasi mempengaruhi rasa dan khasiat Kefir panen 24 jam memilikl rasa kurang masam dan baik untuk penderita penyakit ringan seperti ambeien, dan mag,” ujarnya.


Sementara kefir panen 48 jam rasanya sangat masam dan cocok untuk penderita diabetes mellitus, kolesterol tinggi, dan asam urat. Panen kefir dilakukan dengan menyaring kefir siap panen, larutan yang lolos saring untuk dikonsumsi,’ katanya. Sementara endapan yang tertinggal di saringan ia gunakan untuk bibit.

Kecantikan kulit
Susu kambing juga bermanfaat untuk kesehatan kulit, Oleh sebab itu Ridwan Munir di Jakarta mengolah susu kambing menjadi lulur dan sabun mandi. Susu kambing memiliki globula lemak kecil yang akan masuk ko kulit sehingga kulit menjadi lebih halus,” ujar Sri Usmiati. Ridwan jugo memproduksi susu kambing segar dan susu kambing bubuk. Pertama kali produksi pada 2007 ia hanya menyediakan susu cair, diluar dugaan, permintaan susu kambing di luar Jawa cukup banyak.

Pada 2011 a mulai susu kambing segar menjadi bubuk. Sebab, Susu segar mudah rusak sehingga tidak bisa dikirim jauh ujamya. Maklum, susu segar kaya protein, Lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Beragam mikrooganisme menjadikan susu sebagai media berkembang biak. Bila tercemar dalam waktu singkat susu bakal rusak. Susu kambing segar akan rusak setelah 8 jam dalam suhu ruang. Ridwan mengambil susu kambing dan Bogor, Jawa Barat Kambing dibudidayakan secara organik,’ ujarnya. Itu berpengaruh pada kualitas susu yang lebih baik. Sebagai pakan kambing misalnya, rumput dibudidayakan sendiri dengan menggunakan pupuk kandang, Pakan juga ditambahkan herbal seperti kunyit, temulawak, dan jintan hitam (Desi Sayyidati Rahimah/Peliput:Andan Titisari).


Cara Mudah: Membuat Susu Fermentasi KEFIR

Cara Mudah: Membuat Susu Fermentasi KEFIR

Langkah-langkah/Cara Membuat Kefir:

1. Siapkan 1—2 liter susu kambing segar, tambahkan 100 gram bibit kefir.
2. Aduk hingga merata
3. Tutup rapat wadah dan simpan di tempat sejuk
4. Kefir dipanen setelah 24 jam atau setelah 48 jam. Apa bila muncul endapan kental dan encer, aduk perlahan hingga homogen
5. Saring menggunakan saringan kasar (lubang sekitar 2 mm). Endapan yang tertinggal di saringan dipergunakan kembali sebagai bibit.
 6. Kefir siap konsumsi



Fakta Ilmiah: TEMULAWAK AMPUH MELAWAN KANKER

Fakta Ilmiah: TEMULAWAK AMPUH MELAWAN KANKER


 
Kanker
Fakta terbaru: rimpang temulawak Iebih sakti ketimbang obat kanker. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 2008 menyebutkan, jumlah penderita kanker payudara di Indonesia mencapai 876.665 orang.

Kanker payudara memang momok bagi perempuan Indonesia. Di antara kanker yang menyerang perempuan, kanker payudara peringkat ke-2 setelah kanker leher rahim yang paling banyak menyerang. Bukan hanya di tanah air, kanker yang menggerogoti mahkota kedua kaum perempuan itu juga menjadi masalah dunia.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperlihatkan angka penderita kanker payudara di dunia setiap tahun mencapai 7-juta jiwa. Dan jumlah itu 71% alias 5-juta penderita menemui ajal setiap tahun. Pengidap kanker lazimnya menjalani kemoterapi dan radiologi. Kedua terapi itu menjadi pengobatan standar kanker payudara. Sayang, terapi itu tidak menjamin 100% kesembuhan. Sudah mahal, efek sampingnya mengerikan seperti kerontokan rambut, kerusakan kulit, dan gangguan pencernaan.

Bunuh diri
Kaum hawa kini boleh berharap pada rimpang temulawak untuk mengatasi penyakit maut itu. Riset Yew Hoong Cheah dan Pusat Penelitian Herbal, Institut Riset Kesehatan, Kualalumpur, Malaysia, membuktikan xantorizol zat aktif dalam rimpang temulawak melawan sel kanker payudara. Ekstrak rimpang Curcuma xanthorrhiza itu bahkan lebih manjur ketim bang tamoxifen.

Tamoxifen merupakan antiestrogen yang biasa digunakan untuk mengobati kanker payudara. Penelitian Yew Hoong Cheah tu menunjukkan kombinasi xantorizol dan kurkumin mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara manusia MDA-MB-231. Kedua senyawa aktif ¡tu memicu program bunuh diri sel alias apoptosis. Untuk mengetahui sel kanker yang “bunuh diri”, Yew Hoong memberii xantonizol dan kurkumin pada berbagai dosis kepada sel kanker payudara selama 48 jam. Sebagai kontrol, ia tidak menambahkan apa pun pada sel kanker. Sementara untuk kontrol positif, Yew Hoong menambahkan 5 ug/ml dan 10 ug/ml tamoxifen.

Hasilnya duet xantonizol kurkumin memuliki efek antiproliferasi lebih tinggi ketimbang tamoxifen.

Pemberian xantorizol-kurkumjn memicu bunuh diri sel dengan cara memecah asam deoksiribo nukleat (DNA) alias penyusun utama sel. Setelah 48 jam, jumlah sel yang bunuh diri meningkat lebih dan 70%. Xantonizol mengaktifkan protein p-53 yang menekan pertumbuhan tumor dan kanker. Adapun kurkumin menghambat penggandaan sel tumor dengan memicu bunuh diri sel melalui jalur mitokondria dan menurunkan jumlah protein anti bunuh diri sel bci-2.

Tingkat kemurnian xantorizol mempengaruhi kemampuan menghambat sel kanker. Itu hasil penelitian Zalinar Udin dari Pusat  Penelitian Kimia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Zalinar mengekstrak fraksi etil  asetat rimpang temulawak dan membandingkannya dengan xantorizol murni. Xantorizol sejatinya salah satu komponen penyusun minyak asiri temulawak. Xantorizol berupa cairan berwarna kuning dan berbau khas aromatik.

Selain xantorizol, kandungan dalam mrnyak asiri temulawak antara lain germakren, isofuranogermakren, trisiklin, dan alfa aromadendren. la menguji kedua xantonizol dan ekstraksi berbeda itu terhadap sel Minyak asiri pemanasan, alih-alih mendapat serbuk kanker payudara YBM-1. Hasilnya, xantorizol murni dari rimpang memiliki 1C50 2,88 g/ml, sementara 1C50 xantonizol minyak asiri 3,20 g/ml. Artinya, xantonizol murni Iebih efektif menghambat pertumbuhan sel kanker.

Minyak Atsiri
Penelitian ilmiah itu membuktikan senyawa xantorizol layak menjadi pilihan obat kanker. Namun, jalan Menurut manajer produksi menuju fitofarmaka masih panjang.  Untuk membuat obat berbahan aktif xantorizol, rimpang temulawak harus melewati berbagai tahapan ekstrasi. Proses produksi yang rumit menjadi alasan produsen herbal memproduksi xantorizol. (Kartika Restu Susilo)

Selasa, 18 September 2018

DAHSYATNYA Fungsi  JERUK DAN DAUN CABAI Untuk Mengendalikan Jerawat

DAHSYATNYA Fungsi JERUK DAN DAUN CABAI Untuk Mengendalikan Jerawat



Jerawat bagi sebagian orang cukup mengganggu kesehariannya. Jerawat menyebar disekitar kedua pipi yang terkadang terasa perih. Banyak diantara mereka mengunjungi dokter ahli kulit untuk mengatasi masalah kulit itu,. Namun, hasilnya belum sesuai harapan. Kalau pun ada jerawat tersebut sembuh, pasti bekasnya masih ada.
Dokter biasanya menyarankan untuk penggunaan salep dan sabun anti jerawat. Salep digunakan menjelang tidur dan sabur digunakan usai bepergian ke luar rumah. Namun kerap kali jerawat belum juga teratasi.

Pori tersumbat
Jerawat Acne vuigaris merupakan peradangan kronis pada kelenjar minyak di kulit serta folikel rambut. Peradangan ¡tu timbul karena penyumbatan pori-pori.

Buah jeruk nipis dan daun cabai Kondisi peradangan semakin parah dengan menghilangkan jerawat, kehadiran bakterii seperti Corynebacterium acnes di kulit. Berbagai riset memperlihatkan 85% jerawat dijumpal pada usia 18—24 tahun. Namun, pada wanita jerawat dapat dijumpai sampai umur 40 tahun.

Penyebab jerawat banyak seperti ketidakseimbangan hormon, infeksi bakteri, pemakaian kosmetik, dan pemakaian bahan kimia yang menimbulkan alergi.

Makanan yang selama ¡ni diyakini turut memicu jerawat seperti makanan berlemak, pedas, bahkan cokelat sebetulnya tidak terlalu berpengaruh nyata terhadap munculnya jerawat.

Penanganan jerawat dapat dilakukan dengan mendatangi ahli kecantikan. Salah satu yang biasa disarankan adalah tidak menggunakan sabun yang mengandung detergen dan sabun yang bersifat bakteriostatik alias mengurangi populasi bakteni baik di kulit. Demikian pula pemakaian kosmetik tebal dan bersifat komedogenik atau memicu jerawat seperti alas bedak dan krim pembersih.

Penanganan jerawat secara herbal dapat dilakukan dengan menggunakan buah jeruk nipis Citrus aurantifolia. Buah anggota famili Rutaceae itu mengandung biosulfur yang dapat berfungsi sebagai antibakteri alami. Selain itu kerabat jeruk lemon itu tinggi vitamin C. Vitamin C merangsang pembentukan kolagenasi kulit yang rusak akibat jerawat sekaligus mengontrol kelebihan minyak kulit karena mengandung senyawa astrigen. Astrigen mampu mengecilkan pori-pori di kulit

Pemakaian buah jeruk nipis untuk mengatasi jerawat relatif mudah. Ambil air perasannya lantas oleskan pada jerawat atau bekas jerawat. Diamkan selama 15 menit sebelum kemudian dibilas menggunakan air bersih. Pada kulit berminyak, pembilasan memakai air hangat suam-suam kuku. Buah jeruk nipis juga dapat dijadikan masker dengan mengiris tipis lalu menempelkannya selama 10—15 menit pada jerawat.
 
Herbal lain yang mujarab untuk mengendalikan gangguan kulit tu adalah daun cabal merah Capsicum annuum atau pun cabai rawit Capsicum frutescens. Kandungan capsaicin pada cabai ternyata mampu pula mengatasi jerawat, flek hitam, komedo, hingga bisul di kulit. Cara pemakaiannya cukup mudah dengan menumbuk 15—20 daun cabai hingga halus lalu menambahkan seperempat gelas air.


Oleskan campuran itu pada jerawat sambil digosokkan. Lantas diamkan selama 10—15 menit. Khusus mengatasi bisul atau flek hitam daun cabai itu bisa didiamkan sampai 12 jam.